25 October, 2021
Situs Warungboto, Tempat Wisata Yang Sarat Sejarah di Kota Jogja

Situs Warungboto, Tempat Wisata Sarat Sejarah di Kota Jogja

Situs Warungboto merupakan bangunan cagar budaya yang ada di Yogyakarta yang bisa kita kunjungi ketika datang ke Yogyakarta. Situs bersejarah ini dulunya sebenarnya merupakan sebuah pesanggrahan dan pemandian.
Lokasi situs Warungboto ini tepatnya berada di Jalan Veteran no.77 Kelurahan Warungboto, Kecamatan Umbulharjo, kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk menuju ke lokasi sangat mudah dari pusat kota arahkan kendaraan menuju Jalan Kusumanegara sampai perempatan sgm (sebelah barat kebun binatang gembira loka) ambil kanan masuk ke Jalan Veteran nanti sudah ada papan namanya tepatnya di sebelah kiri jalan.
Situs Warungboto ini pada awal mulanya merupakan sebuah pesanggrahan dan pemandian hal ini diperkuat dengan adanya sebuah umbul atau mata air di tempat ini. Dibangun oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I dan diteruskan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono II
Pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono I dibangun beberapa pesanggrahan diantaranya Pesanggrahan Ambarketawang, Pesanggrahan Taman Sari, Pesanggrahan Krapyak. Pembangunan Pesanggrahan ini jika dilihat dari tempatnya tidak terlepas untuk memberikan perlindungan kepada keraton. Bahkan ketika Sri Sultan Hamengkubuwono II masih sebagai Putra Mahkota beliau juga sudah membangun Pesanggrahan Rejowinangun, Pesanggrahan Pelem Sewu dan Pesanggrahan Rejokusumo.
Sebelum diresmikan menjadi tempat wisata seperti sekarang, situs ini hanyalah berupa reruntuhan bangunan yang kurang terawat. Setelah dilakukan pemugaran dan direnovasi dan diresmikan pada tanggal 23 Desember 2016 barulah tempat ini bisa dikunjungi oleh masyarakat umum, meskipun ada beberapa bagian yang masih belum di pugar dan direnovasi.
Lokasi situs ini semakin ramai dikunjungi setelah digunakan sebagai tempat pre-wedding oleh putri presiden Joko Widodo yaitu kahiyang ayu bersama bobby nasution. Semenjak itu banyak yang datang ke situs ini untuk melihat langsung bangunan bersejarah ini maupun untuk mengambil foto di tempat ini.
Di dalam Pesanggrahan Rejowinangun ada umbul atau mata air yang biasa digunakan untuk pemandian keluarga kerajaan dan sebagai tempat untuk beristirahat. Bahkan sampai tahun 1935 banyak masyarakat sekitar yang memanfaatkan pesanggrahan rejowinangun, tapi sayangnya setelah Indonesia merdeka seakan akan tempat ini terlupakan keberadaannya.
Bahkan sebenarnya sampai sekarang masih sedikit masyarakat yang berkunjung ke situs ini, entah memang belum tau apa mungkin tempatnya yang agak jauh dari pusat kota, sehingga yang lebih memilih mengunjungi tamansari dibandingkan situs warungboto ini, padahal sebetulnya situs ini tidak kalah  cantiknya dengan tamansari.
Pesanggrahan Rejowinangun ini dibuat dari batu bata dan memiliki aksen dengan ciri khas atap, pintu, dan jendela lengkung serta terdapat Lorong – Lorong kamar. Bangunan ini di buat dengan konsep yang menawan dimana terdapat tempat untuk beristirahat, kolam pemandian, taman dan juga terdapat kebun. Kita akan melihat sisa bangunan dimana disisi barat terdapat komplek kamar dengan teras dan kolam pemandian.
Walaupun masih sepi pengunjung Situs Warungboto atau Pesanggrahan Rejowinangun layak dikunjungi, karena tempat ini merupakan cagar budaya dan tempat bersejarah yang masih ada hubungannya dengan Keraton Yogyakarta Hadiningrat. Disamping belajar sejarah tempat ini juga cocok untuk sekedar mencari inspirasi apa cuma sekedar mengambil gambar. Tempat yang paling favorit untuk mengambil gambar yaitu di kolam pemandian dan di bangunan bagian atas situs ini. Bagi anda yang ingin foto pre-wedding tempat ini juga bisa menjadi salah satu pertimbangan buat anda.

Baca Juga : Wisata murah di Jogja yang wajib di kunjungi

Sudah selayaknya kita sebagai generasi penerus wajib untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya yang ada. Jangan melakukan pengrusakan, mencorat coret tembok, buanglah sampah pada tempatnya, menjaga fasilitas yang ada. Karena kalau bukan kita siapa lagi.
Harga tiket masuk ke situs Warungboto gratis alias free tanpa dipungut biaya, sedangkan jam operasional Situs Warungboto buka setiap hari mulai pukul 06.00-18.00 WIB.
Fasilitas yang ada di Situs Warungboto diantaranya toilet, warung makan, tempat parkir. Dikarenakan situs ini berada di komplek pemukiman warga disarankan jika kita berkunjung kesana menggunakan roda dua dan hanya dikenakan biaya parkir sebesar Rp 3.000,-.
Tidak ada salahnya jika kita berkunjung ke Yogyakarta sempatkan untuk mengunjungi Situs Warungboto atau Pesanggrahan Rejowinangun, disamping berekreasi kita juga bisa belajar sejarah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *