25 October, 2021
Wisata Alam Batu Kapal, Wisata Sungai Dengan Tebing Indah Yang Terbentuk Alami

Wisata Alam Batu Kapal, Wisata Sungai Dengan Tebing Indah Yang Terbentuk Alami

Wisata alam batu kapal Berada di sebelah tempat wisata Gunung Wangi Bangkel, tepatnya berada di Dusun Klenggotan RtT 01, Desa Srimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Wisata alam Batu Kapal yang berada di Klenggotan Piyungan ini menawarkan pemandangan yang menakjubkan perpaduan antara jernihnya air sungai dengan bebatuan yang terbentuk menyerupai kapal. Tempat yang sangat cocok dikunjungi untuk melepaskan penat setelah bekerja. Ditambah lagi dengan suasana sejuk dan asri karena banyak pepohonan besar di pinggir sungai tentu akan semakin membuat kita berlama lama di situ.
Air sungainya yang jernih yang bersumber dari dari kali Opak Jogja semakin menambah eksotisme tempat ini. Banyak yang berkunjung ke sini hanya untuk hunting foto selfie, mengabadikan momennya dengan berswafoto instragamable, makanya tidak salah tempat ini sempat viral juga berkat medsos. Ada beberapa spot foto yang tersedia di tempai ini yang bisa kita gunakan untuk hunting foto.
Yang suka bermain air bisa juga dengan sewa ban atau Cuma sekedar berendam, bermain air sungai yang jernih, ceburan, tapi ingat tetap selalu hati hati dan waspada serta ikuti arahan para petugas lapangan yang ada, ini juga untuk kebaikan bersama apalagi di akhir pekan, pengunjung biasanya akan ramai mengunjungi tempat ini.
Kesejukan tempat ini dengan adanya pohon besar di tepi sungai juga menjadi salah satu nilai tambah tempat ini untuk di kunjungi Bersama orang orang tersayang.
Lokasi ini berjarak kurang lebih sekitar 16 kilometer dari pusat kota Jogja dan dapat di tempuh sekitar 20-30 menit saja. Untuk menuju ke lokasi wisata Batu Kapal dari pusat kota Jogja arahkan kendaraan ke jalan Wonosari, setelah Kids Fun masih terus sampai ketemu Pasar Wage belok kanan nanti ketemu gapura Klenggotan masuk aja dari situ sudah banyak penunjuk jalan menuju ke lokasi. Atau bisa lewat google map tinggal ketik aja Batu Kapal Piyungan. Sedangkan jalan ke lokasi sudah cukup bagus meskipun ada yang sedikit belum diaspal.

Baca Juga :Ledok Sambi, Wisata Alam Bernuansa Pedesaan di Utara Yogyakarta

Tiket masuk wisata Batu Kapal masih sukarela, demikian pula dengan tarif parkir juga sukarela dengan cara memasukkan ke dalam kotak yang telah di sediakan, nantinya dana yang terkumpul juga untuk pengembangan obyek wisata Batu Kapal.
Fasilitas umum yang ada di lokasi wisata Batu Kapal di antaranya area parkir, toilet, warung makan, tempat duduk yang sudah di sediakan oleh pengelola, kedepannya fasilitas yang ada akan terus di kembangkan demi kenyamanan pengunjung yang datang.Di tempat ini banyak terdapat warung yang berkonsep tradisional, terdapat berbagai macam makanan dan minuman sehingga tidak perlu khawatir jika merasa lapar dan haus, sambil menikmati menu yang tersedia kita juga bisa sambil menikmati pemandangan yang tersaji.
Tempat ini disebut dengan batu kapal karena disungai terdapat sebuah batu yang memanjang dan berbentuk kapal, maka di namakan batu kapal, meskipun sepintas kalau kita lihat memang lebih meyerupai batu biasa, tapi kalo kita perhatikan secara seksama memang ada kemiripan dengan sebuah kapal.Tapi memang orang yang datang ke sini kebanyakan penasaran dengan batu yang berbentuk kapal tersebut, meskipun tak jarang juga yang datang hanya pengen menikmati sejuknya udara dan jernihnya air sungai. Bahkan ada juga yang datang karena ingin membuktikan bagaimana sebenarnya tempat wisata batu kapal tersebut yang sempat viral karena medsos.
Tempat ini juga banyak di kunjungi oleh para peseda yang sekedar mampir atau berwisata.
Wisata alam Batu Kapal layak kita kunjungi apalagi bagi kita yang pengen mencari sesuatu yang sedikit bereda. Tempat yang sejuk dan pemandangan yang indah, nuansa pedesaan juga masih kental, untuk mengunjungi tempat wisata alam Batu Kapal ini disarankan naik sepeda, motor ataupun mobil pribadi, untuk bus ukuran sedang dan besar belum bisa sampai ke tempat ini.
Tidak ada salahnya kita ajak keluarga untuk datang menikmati keindahan batu kapal ini dengan tidak lupa mentaati peraturan yang telah ada dengan menggunakan masker salah satunya karena memang masih dalam masa new normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *